Kamis, 09 Juni 2011

Sendu Setia

Air mata menetes,penantian rela ikhlasku bertahan berhaus darah kegelisahan seolah pasrah jatuhkan sesal tak berarah kisah,kukira rindu padamu hanya sebatas cinta sehening angin pupuskan koyakan malam melebur dengan keindahan rasa yang terapung dibawah pori-pori alam,atau rinduku adalah telaga penuh nisan dan para gagak yang anggun menukik indah pada selengkung purnama dipucuk kamboja,berulang kesetiaan hilang dalam ruang cacat kekecewaan.

0 komentar: